Posted on Leave a comment

Obat Penyakit Sifilis dari Produk HNI-HPAI

penyakit sifilis

 

Obat Penyakit Sifilis dari Produk HNI-HPAI – Sifilis atau Raja Singa adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri bernama Treponema pallidum.

Sifilis adalah infeksi menular seksual (IMS). Umumnya, infeksi ini menyebar melalui kontak seksual dengan orang yang terinfeksi. Selain kontak intim, bakteri penyebab sifilis juga dapat disebarkan melalui paparan cairan tubuh, misalnya melalui darah.

Secara umum, kontak langsung terjadi melalui kontak seksual. Hubungan seksual ini dapat mengambil bentuk seks vaginal, anal, atau oral.

Selain itu, berbagi jarum juga dapat menularkan infeksi penyakit ini, baik pengguna napza suntik maupun mereka yang suka tato atau tindik badan, seperti tato dan tindik telinga.

Penularan sifilis juga dapat terjadi dari wanita hamil ke bayinya. Kondisi ini dikenal sebagai sifilis bawaan. Kematian bayi di dalam rahim dapat terjadi karena infeksi ini.

Bakteri yang menyebabkan sifilis tidak dapat bertahan lama di luar tubuh manusia, dan penyakit ini tidak dapat ditularkan melalui metode berikut:

  • Gunakan toilet yang sama dengan penderita sifilis.
  • Berbagi peralatan makan yang sama.
  • Mengenakan pakaian yang sama.
  • Berbagi kolam atau kamar mandi yang sama.

 

Procumin Habbatussauda HPAI

 

Gejala Penyakit Sifilis

  • Sifilis primer. Penderita sifilis mengalami gejala yang dimulai dengan lesi atau luka pada alat kelamin atau di dalam dan sekitar mulut. Luka yang terjadi berbentuk seperti gigitan serangga tetapi tidak menimbulkan rasa sakit. Pada tahap ini, jika orang yang terinfeksi berhubungan seks dengan orang lain, penularannya sangat mudah. Luka ini berlangsung selama 1-2 bulan. Akhirnya, lesi ini akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.
  • Sifilis sekunder. Pasien dengan sifilis sekunder akan mengalami ruam merah kecil seukuran koin dan ruam ini biasanya muncul di telapak tangan dan telapak kaki. Gejala lain yang mungkin muncul adalah demam, nafsu makan berkurang, radang tenggorokan dan kutil kelamin. Fase ini dapat berlangsung selama satu hingga tiga bulan.
  • Sifilis laten. Setelah fase sifilis sekunder, sifilis tampaknya menghilang dan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Periode latensi ini dapat berlangsung sekitar dua tahun sebelum kemudian berlanjut ke periode paling berbahaya dalam infeksi sifilis, yaitu sifilis tersier.
  • Sifilis tersier. Jika infeksi tidak diobati, sifilis akan berkembang ke tahap akhir, sifilis tersier. Pada tahap ini, infeksi dapat memiliki efek serius pada tubuh. Beberapa efek infeksi pada tahap ini adalah kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, impotensi, dan bahkan kematian jika tidak ditangani.

 

Resep Herba HNI HPAI

Dosis dan aturan minum :

 

Tinggalkan Balasan